kuhirup dalam-dalam hawa baru yang kau bawa siang ini
kesegarannya tak tertampik rasa
hilang sudah segala penat jiwa
denting suaranya mengalun menyapa

walau kau tampak mendera
tapi bulir bening air-mu tepiskan gundah
usir tanah yang menempel mengerak
sapu panasnya rindu yang menggelegak

kupuja-puji kedermawananMu Gusti
berulang kali penuhi rongga dada ini
menggaungkan sejuta harap
akan kehadiranMu esok hari

kuhirup dalam-dalam hawa baru yang kau bawa siang ini
uar harum tanah basah tebarkan asa
…aah ternyata esok masih ada
dalam tuntunan fajar perkasa

ic@9sya’ban1428
11:54