Mencoba memahami hidup mau tidak mau menjadi “lifetime activity” buat siapa pun, saya… kamu, siapa pun. Tidak mungkin lari darinya, menghindar apalagi hanya sekedar untuk bersembunyi. Lambat ataupun cepat kita harus kembali menghadapi, simply karena kita masih hidup. Tuhan masih membiarkan kita di sini, di dunia ini, untuk belajar, mengeksplorasi, me-riset, menganalisa, mengambil kesimpulan yang salah, merevisi, mencetuskan ide baru tentang hidup, keliru menyikapinya, berulang… terus… tak mungkin berhenti. Karena kita masih hidup.

(more…)