mind:thought


sahabat kecilku…

dia ajariku tentang cinta

alangkah sederhana

betapa bersahaja

 

tidak bertele-tele

bukan artifisial

sahabat kecilku…

u are truly a gentleMan

u are definitely a legend

lewat dirimu,

Tuhan sedang ajari kami banyak perkara

sahabat kecilku…

dalam tubuh lunglaimu

ada hati yang membentang samudera

have I awake now?

God just sent us a guidance Star…

sahabat kecilku…

tak putus pandanganku darimu

tak pupus harapanku untukmu

semoga…

 

 

buat mas Hilmy “the BraveHeart”
doakan tante ya…

Hilmy the BraveHeart

 

 

 

 

 

Hilmy the BraveHeart2ic@27Sya’ban1428H

 

Sebuah hadits yang dituturkan oleh lisan suci seorang Rasulullah saw membuat saya terhenyak… Betapa tidak, sungguh ini (sepantasnya) membuat seorang (seperti saya) menjadi semakin kecil di mata-Nya. Ternyata segala amalan-amalan yang selama ini saya agung-agungkan, saya anggap akan menjadi bekal terbaik ketika berpulang kelak, di mata Sang Maha Tahu bisa jadi bukan apa-apa.

Tentunya ke-rigid-an Dia menyaring setiap amalan tidak bermaksud membuat seseorang menjadi kemudian berputus harapan dari-Nya, justru Ia inginkan kebergantungan yang semakin erat kepada buhul-buhul Agama-Nya. Ia inginkan kita semakin memperhatikan setiap sudut dari hati kita, merapihkan setiap lisan yang kita ucapkan, menjaga sang hati dari setiap lintasan keinginan, perasaan yang akan mengotori… siapa lagi yang paling tahu isi pojok terdalam Qalbu ini, selain diri sendiri dan Dia Sang Khaliq?

Betapa sulitnya… tapi itulah sebuah Jihad Al-Akbar, pertempuran yang bukan kita temui di luar sana, bukan memerangi orang lain, tapi memerangi liarnya hati kita sendiri… Berbesar hatilah, hidup kita tak akan berhenti di dunia ini, masih ada waktu tak berujung kelak di alam berikutnya yang harus kita jalani. Berjerih payah saat ini, akan menjadi layak kelak, ketika semua perbuatan selama hidup di dunia dapat kita pertanggungjawabkan, tentunya dengan sebuah penjagaan terhadap Qalbu. Dan itulah fungsi dari hadits ini (menurut saya – tentunya demikian juga dengan ayat-ayat Allah swt yang lain)… sebuah penjagaan hati, lebih jauh – Guidance untuk sebuah transformasi diri.

Sedikit menambahkan, ada sebuah Kitab dimana akan ditulis amalan-amalan manusia yang sudah bebas dan bersih dari ke-7 “saringan Allah” yang Allah swt tetapkan, Kitab Illiyyiin. Di dalam kitab itu, catatan amalan manusia yang tulus karena mencari Ridha Allah, akan disimpan, dan Allah Yang Maha Ilmu sendirilah yang menjaganya. Kitab lain yang akan mencatat amalan buruk manusia, yang bahkan tidak lolos melewati Langit Pertama penjagaan adalah Kitab Sijjiin. Yang saya bayangkan, pastinya Kitab Sijjiin milik saya sudah bertumpuk-tumpuk banyaknya, sementara Kitab Illiyyiin-nya mungkin masih kosong tak terisi…

Ah… kenapa jadi berpanjang-panjang.

Anggaplah ini upaya saya menasihati diri sendiri ya… dengan segala kerendahan hati.

Saya cuma berniat untuk berbagi. Semoga banyak berkah bagi kita “hanya” dengan men-tafakur-i hadits mulia ini. Amiin…

Selamat menikmati. (more…)

Tolong!
Aku kehabisan kata.

ingin bicara, tapi…
mmm…



begini,
maksudku…
bukan!
bukan itu maksudku…

aaargh!
Tolong!
Aku kehabisan kata.

[makna memang tak seringkas kata. hakikat jauh melebihi luasnya samudera. tak kan pernah mudah mengurainya dalam bahasa. rengkuhlah, bukan dengan kayanya kata, tapi dengan kelapangan Jiwa. selamat menyelami luasnya hakikat... walau tanpa dicumbu kata]

ic@16sya’ban1428

malam, mari kubisikkan sesuatu…
tentang pangeran yang meretas rindu
meronta dalam diam gelapnya rimba
terkatung dalam kesenderian senja

night.jpg

malam, kisahnya begitu pilu
sendiri ia menunggu waktu
tak kentara lagi jejak-jejak yang dituju
sempatkah ia mengerling rindu

ic@9sya’ban1428
12:00pm

kuhirup dalam-dalam hawa baru yang kau bawa siang ini
kesegarannya tak tertampik rasa
hilang sudah segala penat jiwa
denting suaranya mengalun menyapa

walau kau tampak mendera
tapi bulir bening air-mu tepiskan gundah
usir tanah yang menempel mengerak
sapu panasnya rindu yang menggelegak

kupuja-puji kedermawananMu Gusti
berulang kali penuhi rongga dada ini
menggaungkan sejuta harap
akan kehadiranMu esok hari

kuhirup dalam-dalam hawa baru yang kau bawa siang ini
uar harum tanah basah tebarkan asa
…aah ternyata esok masih ada
dalam tuntunan fajar perkasa

ic@9sya’ban1428
11:54

di satu malam yang basah oleh sisa-sisa tetes hujan

yang sudah tumpah di sepanjang sore tadi

di sebuah sudut jalan yang menjorok ke dalam

yang di sana teronggok gelondong kayu pohon tua bekas ditebang

di atasnya menumpang dua orang duduk merapat (more…)

Dan telah Ia cukupkan bagiku, Cinta se-kadar yang aku mampu mengenalnya…

Dan telah Ia cukupkan bagiku, Cinta se-kadar yang aku kuat menanggungnya…

Pasti ada yang keliru dengan caraku mencinta…

Karena Cinta itu sendiri mustahil keliru…

 

ic@190607 22:04

i didn’t know that all this time, i grew up with the attached dirt

i can’t even realize how huge and how annoying the dirt was

people looking at me with the strange look on their face (more…)

labirin2.jpgbebaskan aku dari kisruhnya labirin kehidupan
jalan memutar, dinding-dinding menghadang
kemana berpaling, kutatap hanya penghalang
tak adakah jalan keluar?

“cobalah endapkan rasa, anakku…
bersihkan langit hatimu dari mega
alirkan sungai yang tanpa riak
lepaskan beban yang berkelebihan”

“maka kau akan membumbung tinggi, anakku…
seperti balon kosong yang terbang pergi
menatap hiruk pikuk para pencari
di labirin yang menguji”

“dan seketika labirin tak lagi segelap misteri
ia tergambar dengan pola pasti
jangan pernah keluar, anakku…
karena kau takkan pernah terbebas darinya”

“tembus dan terjang saja rintangnya
toh itu hanya reka matamu sendiri
ikuti alurnya jangan berhenti
sampai kau merasuk ke dalamnya”

“dan kau temukan kemerdekaan
menunggumu dengan damai
di pusat labirin hatimu sendiri”

ic@11mar06/18.00

fairytale3.jpgselamat datang di dunia pura-pura
yang isinya makhluk-makhluk yang pura-pura jadi manusia
aku pura-pura jadi ibunya,
dia juga pura-pura jadi suamiku (more…)

Next Page »